Beranda Pemerintahan Rekayasa Lalin: Mulai Rabu Angkot Dan Ojol yang Membandel Akan Ditilang

Rekayasa Lalin: Mulai Rabu Angkot Dan Ojol yang Membandel Akan Ditilang

0
BERBAGI

ZONABEKASI-Dinas perhubungan (Dishub) Kota Bekasi kembali melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di jalan Perjuangan, Bekasi Utara atau tepatnya di depan Stasiun Kota Bekasi, Senin (21/1/2019).

Menurut Kepala seksi Pengendalian Operasi (Dal Ops) Dishub Kota Bekasi, Bambang Normawan Putra,pemberlakuan manajemen rekayasa lalin diperuntukkan bagi angkutan kota (angkot) dan ojek daring (Online), dan tidak berlaku bagi kendaraan pribadi, roda dua dan roda empat. 

“Hari ini sudah mulai kita berlakukan ‎manajemen rekayasa lalu lintas. Hari pertama ini, kita masih tahap sosialisasi kepada pengendara angkot dan ojek online,” ujarnya kepada awak media,Senin (21/1). 

‎lanjutnya, penerapan rekayasa lalin ini, sesuai dengan hasil keputusan rapat bersama antara Organda Kota Bekasi, Komunitas Ojek Online dan Kepolisian setempat.

“Hari pertama penerapan rekayasan lalin ini lebih di kedepankan pemberitahuan kepada para sopir dan ojek daring. Pekan lalu, kita sudah sosialiasi terhadap para sopir angkot dan ojek online melalui penyebaran spanduk, leaflet, pamflet. Saat ini penerapannya tapi masih mengedepankan sosialisasi,”terangnya.

Kemudian, masih menurut Bambang, setelah 3 hari berikutnya, pada Rabu (24/1), dijadwalkan akan memberlakukan tindakan berupa penilangan kepada sopir angkot atau ojek ‎daring, yang masih membandel. 

“Setelah tiga hari ke depan, akan dilakukan penindakan berupa penilangan terhadap sopir angkot oleh petugas Dishub di lapangan. Begitu juga dengan ojek online, nanti Kepolisian yang melakukan penilangan,” jelasnya.

Bambang memaparkan, dengan penerapkan rekayasa lalin ini, semua angkot atau ojek daring yang melintas dijalan Juanda hendak masuk ke Jalan Perjuangan, dibelokkan ke kiri, melalui Jalan Diklat (sebelumnya, diluruskan tetap melintas di Jalan Perjuangan).

Lalu, dari jalan Diklat di samping Stasiun Bekasi akan digunakan satu arah bagi para sopir angkot dan ojek daring yang menuju Teluk Buyung, dan kembali ke Jalan Perjuangan, melalui simpang di lampu merah Teluk Buyung. 

Selanjutnya, dari arah sebaliknya, dari Jalan Perjuangan yang akan menuju ke jalan Juanda, para sopir angkot dilarang memutar di putaran Bulan-Bulan.

“Sesuai dengan trayeknya, para sopir angkot ini harus menuju ke Terminal Induk Bekasi Timur.  Karena kebiasaan selama ini, para sopir angkot tidak sampai ke Terminal Bekasi, tetapi memutar di putaran Bulan-bulan dan menunggu penumpang di depan Stasiun Bekasi di Jalan Perjuangan. Ini yang menyebabkan penumpukan kendaraan,” tandasnya. (DIKA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here