Beranda Ragam Kemenaker Catat Angka Pengangguran Tahun 2018 Mencapai 7 Juta

Kemenaker Catat Angka Pengangguran Tahun 2018 Mencapai 7 Juta

28
0
BERBAGI

ZONABEKASI.COM, Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemenaker RI) mencatat tahun 2018, angka pengangguran di Indonesia sekarang ini mencapai 7(tujuh) juta. Jumlah tersebut terus menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dari tahun ke tahun data pengangguran di Indonesia terus menurun,” kata Bambang Satrio Lelono, Dirjend Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas Kemenakertrans RI, usai menghadiri acara Giat Pemagangan Mandiri 2018 diKota Bekasi, Rabu (5/11 2018).

Dikatakan Bambang,  angka 7 juta pengangguran itu akibat kompetensi tenaga kerja yang ada belum sesuai dengan pasaran kerja. Kebanyakan adalah lulusan SMK sederajat. Untuk itu Kemenaker terus melakukan program tertentu untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja.

“Kemenaker terus melakukan pembinaan dengan memfungsikan Balai Latihan Kerja (BLK), training centre dan program lainnya, melibatkan perusahaan secara langsung. Angka kerja itu mulai dari umur 15 sampai 64 tahun,” ujarnya

Program pemagangan mandiri 2018 di Kota Bekasi mengenai peningkatan kompetensi tenaga kerja yang di ikuti 500 orang tenaga kerja, rencanan nya akan dibuka Menteri Hanif Dakhiri, tetapi berhalangan hadir.

Imbuhnya, Program pemagangan mandiri 2018, diinisiasi oleh perusahaan secara langsung untuk melatih pekerja di perusahaan masing-masing di BLK Kota Bekasi.

“Program  ini juga dalam rangka untuk mendukung daya saing Indonesia,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengakui, persentase angka pengangguran di Kota Bekasi lebih tinggi dari nasional yakni mencapai 9 persen. Tri beralasan, karena jumlah penduduk di Kota Bekasi mencapai 2,7 juta jiwa dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Sembilan persen pengangguran di Kota Bekasi lebih tinggi dari nasional. Karena banyak pendatang di sini,” ungkap Tri Adhianto.

Menurutnya, Kota Bekasi akan membuka 150 ribu lapangan pekerjaan. Tetapi, dia menekankan bagi pekerja yang sudah mengikuti magang dapat berjiwa entrepreneur, sehingga ke depan bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri.

Saat ini dikatakan Tri, Pemkot Bekasi sudah melaksanakan berbagai program dengan dinas terkait, seperti pelatihan kepada usia kerja untuk mengikuti latihan berjualan dan keahlian lainnya dengan menggunakan teknologi seperti gadget.

“Pelatihan kita berikan secara gratis, kepada siapa saja yang mau hadir. Sehingga bisa memiliki keahlian khusus, dan bisa mencari kerja tidak hanya di Kota Bekasi. Tapi bisa sampai luar negeri,” pungkas Tri Adhianto. (RAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here