Beranda Ragam Pengusaha Angkutan Kota Bekasi Kunjungi DPD Organda Jabar Bahas Kesepakatan

Pengusaha Angkutan Kota Bekasi Kunjungi DPD Organda Jabar Bahas Kesepakatan

139
0
BERBAGI

ZONABEKASI.COM-KOTA, Perwakilan pengusaha angkutan dan pengurus Dewan Perwakilan cabang (DPC) Organda kota Bekasi kemaren mendatangi kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Organda di jalan Indramayu, No 24, Artapani Kota Bandung Jawa Barat, Selasa (23/10).

Kedatangan rombongan pemilik usaha angkutan di Kota Bekasi yang diwakili oleh Imron Sinaga, Samosir, Ahmad Juaini, Esso, Fredy Sitompul dan Fachrul untuk menyampaikan 10 poin kesepakatan yang telah ditandatangani ke DPD Organda Kota Bandung, terkait akan dilaksanakanya musyawarah cabang (Muscab) 2018 oleh DPC Organda Kota Bekasi menjelang pemilihan Ketua Organda yang baru, harus sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) DPC Organda Kota Bekasi.

Hal itu disampaikan perwakilan Pengusaha angkutan yang juga anggota Organda Kota Bekasi Imran Sinaga.

“Membaca pemberitaan yang beredar mengenai masalah Organda Kota bekasi, saya melihat seolah ada geb-geb tentang adanya pergantian kepengurusan yang tidak sesuai dengan AD/ART, makanya kami ingin menyelamatkan ini, supaya kedepanya Organda Kota Bekasi akan lebih bagus,”ujarnya kepada zonabekasi.com Rabu,24/10/2018.

Terkait masalah itu dikatakan Imron, maka pihaknya membuat kesepakatan bersama pengusaha angkutan lainya diKota Bekasi, lalu menyampaikan nya ke DPD Organda Jawa Barat. Imron menegaskan, apabila pelaksanaan Muscab menyimpang tidak sesuai AD/ART, maka kami anggota Organda sebagai pemilik kedaulatan tertinggi, tidak mengakui keputusan Muscab yang memilih ketua Organda periode 2018-2023 dan keputusan lainya.

“Kami akan melakukan Musyawarah Besar anggota Organda Kota Bekasi untuk memilih Ketua dan jajaran pengurus DPC Organda periode 2018-2023 dan meminta DPD Organda Jabar untuk menerbitkan SK pengesahan personalia,” paparnya.

Ditempat yang sama, senada dengan apa yang disampaikan Imron terkait pelaksanaan Muscab Organda Kota Bekasi, Samosir mengatakan pihaknya selaku pemilik usaha angkutan umum di Kota Bekasi ingin diikut sertakan, dan Muscab harus sesuai dengan Ad/Art yang telah ditetapkan.

“Berlakukanlah sesuai aturan. Jangan orang mengatakan saya mewakili KKU ini, KKU itu. Sedangkan selama ini kami tidak pernah merasa diwakili KKU yang notabene di syahkan oleh Ketua Organda Kota Bekasi, karena dalam pemilihan ketua Organda yang punya hak kedaulatan tertinggi itu pengusaha angkutan bukan KKU,” jelasnya.

Sebab, dikatakan Samosir selama ini pihaknya merasa tidak pernah dilibatkan dan mengetahui apa yang dimaksud dengan KKU.

“Apa itu KKU?, kami tidak mengerti dan tidak pernah melakukan kegiatan apapun terhadap kami Pengusaha, dan kami sama sekali tidak kenal dengan mereka,”ungkap Samosir.

Sambungnya, Oleh karena itu kami tegaskan kami Pengusaha Angkutan sebagai Anggota Organda tidak pernah memberikan kuasa atau kewenangan untuk mewakili hak kami dalam kegiatan apapun, termasuk untuk Muscab. Maka dari itu di dalam Muscab yang akan segera dilaksanakan kami akan menggunakan hak kami sebagai Peserta Muscab untuk memilih atau dipilih bukan diwakili oleh orang KKU tersebut.

“Pengurus jangan salah kaprah. Mereka ada jadi Pengurus karena ada kami Pengusaha angkutan, tetapi jangan mereka lupa dan kebablasan hak kami sebagai anggota jangan diabaikan atau malah dihilangkan,” tukasnya. (RAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here