Beranda Politik Bawaslu Tidak Menemukan Pelanggaran Pada Pembagian Sembako Di Bekasi Utara

Bawaslu Tidak Menemukan Pelanggaran Pada Pembagian Sembako Di Bekasi Utara

293
0
BERBAGI

ZONABEKASI -KOTA, Terkait dugaan kampanye terselubung yang dilakukan Ketua DPC Partai Demokrat Ronny Hermawan melalui pembagian sembako kepada masyarakat di kecamatan Bekasi Utara beberapa waktu lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi menyatakan tidak ditemukan unsur pelanggaran dan telah menghentikan penyelidikan terkait masalah tersebut.

Hal itu disampaikan Kordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Bekasi Ali Mahyail saat ditemui zonabekasi.com dikantornya Selasa, 25/9/2018. Dikatakan Ali dalam keteranganya, Bawaslu Kota Bekasi telah melakukan penyelidikan serta pengkajian dari keterangan para saksi dan tidak menemukan adanya unsur pelanggaran kampanye.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan klarivikasi terhadap para saksi, terus kita melakukan pengkajian, dan dari hasil kajian kita, tidak memenuhi unsur pelanggaran, ” ujarnya.

Sebab, Kata Ali berdasar keterangan dari para saksi ada tiga kajian yang tidak memenuhi unsur pelanggaran kampanye dalam kegiatan bagi – bagi sembako di Kecamatan Bekasi Utara.

“Setelah kita melakukan rapat kajian, pertama kegiatan yang dilakukan itu belum masa kampanye. Kedua, setelah kita teliti ternyata sembako itu bukan milik dia semua. Ketiga, stiker yang kita temukan bukan buatan dia, itu buatan tim nya tanpa sepengetahuan Ronny Hermawan, ” terangnya.

Lebih lanjut Ali Mahyail menjelaskan, berdasarkan klarivikasi dari saksi saksi, pembagian sembako tersebut adalah kegiatan bagi bagi sedekah dari Vihara Dharma Bakti untuk masyarakat yang ada diwilayah itu.

“Berdasar kajian kita, kegiatan itu merupakan kegiatan bagi bagi sedekah Vihara pada bulan tertentu. Jadi ada sekelompok manula yang mengajukan, dan memang itu atas rekomendasi Ronny, ” tukasnya.

Ketika dihubungi zonabekasi.com Jiwang Cahyono selaku Juru Bicara Partai Demokrat Kota Bekasi dalam menanggapi hal tersebut ia menyatakan,

1. Sebagai warga negara yang taat hukum dan menghormati lembaga penyelenggara terbukti sudah memenuhi panggilan.

2. Berdasarkan hasil kajian dan berita acara Pleno Bawaslu Kota Bekasi pada tgl. 24 September 2018 memutuskan tidak terpenuhinya unsur unsur pasal yang disangkakan kepada terlapor sehingga Status Laporan / Temuan : DIHENTIKAN.

3. Memaafkan pihak yang melaporkan karena kita memahami ketidaktahuan pelapor dan memaafkan pemberitaan selama ini yang menyudutkan karena berbagai kepentingan.

4. Mari caleg dan kader Partai Demokrat Kota Bekasi terus semangat meraih hati rakyat dan terlibat nyata mengatasi kesulitan warga. (Ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here