Beranda Hukum & Kriminal Tukang Sate Luka Luka Dianiaya Begal Di Bintara

Tukang Sate Luka Luka Dianiaya Begal Di Bintara

99
0
BERBAGI

ZonaBekasi- Kota, Berniat mencari hiburan sambil melepas lelah bersama sahabatnya usai berjualan sate disebuah warung kopi, Ahmad Yusron (19) ditodong kawanan begal di jalan Bintara 17, kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada hari rabu, 8/8 dini hari.

Saat ditemui zonabekasi.com Yusron menceritakan kejadian yang menimpanya pada pukul 03.00 WIB waktu itu, “Saat itu posisi saya mau pulang juga karena udah merasa pagi, tapi keburu di todong dari belakang saya kaget,” kata Yusron kamis 9/9/2018.

Menurutnya, Pelaku penodongan ada 6 orang dengan menggunakan 3 buah sepeda motor berboncengan, “Yang turun 2 orang, Yang membawa celurit 1. Pelaku langsung merampas paksa handphone saya, jadi kaget, langsung saya rebut paksa lagi, ” terangnya

Sebab saat itu ia tidak mengira kalau pelaku membawa senjata. “Saya pikir pelaku tidak bawa senjata, tapi malah pelaku membawa celurit, terus baju saya langsung ditarik sampai robek sama yang megang celurit karena saya sempet,” ujarnya

Akibat kejadian tersebut ia mengalami luka akibat sabetan senjata tajam pada bagian kaki, kedua tangan dan pinggangnya. Beruntung Yusron saat itu langsung mendapat pertolongan warga yang membawanya kerumah sakit.

“Pas saya teriak meminta tolong, mereka (penodong) langsung kabur. Saya ditolong  sama penjual nasi goreng yang biasa jualan di depan Kecamatan Bekasi Barat. Awalnya saya dibawa ke RSIA Selasih disana tidak diterima karena lukanya serius kemudian langsung dirujuk ke Rumah Islam Pondok Kopi,” bebernya.

Kendati sempat terluka akibat peristiwa tersebut, namun ia bersyukur karena temanya tidak dilukai, dan handphone nya tidak jadi dirampas pelaku.

“Kondisi temen saya tidak kenapa-kenapa karena dia tidak melawan. Handphone saya alhamdulillah masih aman,” kata Yusron

Menurutnya ciri-ciri pelaku yang akan merampas handphone miliknya, orangnya masih muda dan berperawakan tinggi serta menggunakan baju cokelat lengan panjang.

“Sedangkan yang membawa celurit menggunakan jaket switter warna biru gelap dan tidak menggunakan penutup kepala. Saya tidak terlalu melihat pelaku karena kondisi di lokasi gelap,”ungkapnya.

Saat ini kasus tersebut telah dilaporkan keluarga Yusron kepada pihak yang berwajib dengan menyertakan rekaman CCTV di lokasi pada waktu kejadian. (Dika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here